
Menggali Profunditas Etika Penelitian dan Mengintegrasikan Teknologi pada Pelatihan EDL, GCRP dan Pengenalan DigiTEPP Rumah Sakit Otak M.Hatta Bukittinggi
Bukittinggi, 22-24 Januari 2024 – Rumah Sakit Otak M.Hatta menjadi pusat perhatian selama pelaksanaan Pelatihan Etik Dasar dan Lanjut (EDL), Good Clinical Research Protocol (GCRP), dan Pengenalan DigiTEPP. Acara ini diselenggarakan untuk memperdalam dan memperluas pemahaman para peserta sekaligus meningkatkan keterampilan dalam melaksanakan penelitian kesehatan dengan standar etika yang tinggi. Di bawah arahan langsung dari narasumber utama dan Ketua KEPPIN, Dr. Triono Soendoro, M.Sc., M.Phill., Ph.D., serta dihadiri oleh 45 peserta aktif dari Rumah Sakit Otak M.Hatta Bukittinggi, acara ini menjadi panggung bagi pencerahan dan inovasi.
Dalam pembukaan hari pertama, Dr. Triono Soendoro membawa peserta ke dalam landasan Etik Dasar dengan merinci prinsip-prinsip kunci yang harus dipegang teguh oleh setiap peneliti. Dia memberikan wawasan mendalam mengenai tanggung jawab moral dan etika yang melekat pada penelitian, membuka pemahaman baru mengenai hubungan yang sensitif antara peneliti dan subjek penelitian.
Pada hari kedua, fokus bergeser ke Good Clinical Research Protocol (GCRP), dengan Dr. Triono Soendoro memberikan pandangan yang kaya akan metodologi dan praktik terbaik dalam merancang protokol penelitian klinis yang tidak hanya mematuhi standar etika global, tetapi juga memastikan kualitas tinggi dalam pengumpulan data dan analisis.
Momentum puncak acara terjadi pada hari ketiga dengan Pengenalan DigiTEPP, sebuah aplikasi inovatif yang mengubah paradigma dalam Digitalisasi Telaah Etik Protokol Penelitian. Bapak Rudi, perwakilan dari Tim Pengembang DigiTEPP dari Dinustek, Universitas Dian Nuswantoro Semarang, memimpin sesi ini dengan membimbing peserta melalui fitur-fitur andal dan keunggulan aplikasi tersebut. DigiTEPP, sebagai solusi teknologi terkini, diharapkan dapat membantu Rumah Sakit Otak M.Hatta Bukittinggi mempercepat dan menyederhanakan proses telaah etik protokol penelitian mereka.
Dengan menggabungkan kekuatan Etik Dasar, GCRP, dan teknologi DigiTEPP, pelatihan ini tidak hanya memberikan peserta pemahaman yang mendalam, tetapi juga merangsang pertukaran ide dan pengalaman. Forum ini diharapkan mendorong penerapan langsung praktik-praktik terbaik di lapangan, membawa Rumah Sakit Otak M.Hatta Bukittinggi ke tingkat baru dalam pengembangan dan peningkatan kualitas penelitian kesehatan mereka. Acara ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Rumah Sakit Otak M.Hatta Bukittinggi menuju kesuksesan dan inovasi di dunia penelitian kesehatan.
Sumber: Internal Sekretariat KEPPIN